Computer simulation

Simulasi komputer adalah simulasi yang dijalankan oleh satu komputer atau jaringan komputer untuk memperlihatkan sebuah perilaku dari suatu sistem. Simulasi komputer banyak digunakan di hampir semua bidang ilmu seperti matematika, fisika (khususnya fisika komputasi), astrofisika, kimia, biologi, geologi, teknik, ekonomi, psikologi, dan ilmu sosial. Simulasi dari sebuah sistem diwakili oleh model dari sistem tersebut yang dijalankan di komputer sehingga dapat digunakan untuk menggali pengetahuan lebih dalam dan lebih jauh dengan cara yang lebih mudah seperti meramalkan suatu kejadian atau memperkirakan performa dari suatu sistem yang kompleks.

Jenis-jenis simulasi komputer bervariasi dari yang hanya dijalankan selama beberapa menit dalam program komputer sederhana hingga berhari-hari yang dijalankan oleh beberapa komputer yang terhubung. Skala simulasi dapat melebihi apa yang biasa dilakukan permodelan matematika di atas kertas dan dapat menghasilkan sesuatu yang berbeda dari yang diperkirakan sebelumnya.

Pemakaian Simulasi

Contoh permodelan yang ternama yaitu permodelan peperangan padang pasir yang dilakukan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat,[2] deformasi material dengan model 1 miliar atom,[3] permodelan ribosom pada tahun 2005,[4] siklus hidup Mycoplasma genitalium, dan proyek Blue Brain yang mensimulasikan kerja otak manusia.

Simulasi di bidang Fisika

Proses pembuatan model komputer dan kaitannya dengan eksperimen, simulasi dan teori.
Simulasi dalam bidang fisika misalnya, merupakan metode alternatif sebagai ganti dari sistem eksperimen atau analisis teori seperti halnya dengan penyelesaian secara analitis, penyelesaian numerik memakai persamaan diferensial dan lain-lain. Cara analisa tradisional ini mempunyai kelemahan terutama karena perubahan perubahan parameter sistemnya sangat sukar dilaksanakan, ataupun jika dapat dikerjakan memerlukan proses perhitungan yang panjang dan kompleks. Selain dari itu, banyak sistem dalam bidang fisika yang tidak dapat direpresentasikan dengan menggunakan persamaan yang deterministik sehingga harus digunakan pendekatan angka acak atau random yang sering dikenal sebagai metode Monte Carlo.