JPG

JPG Adalah Jenis Ekstensi Gambar

Perkembangan teknologi informasi membuat orang-orang kini dengan mudah melakukan visualisasi sesuatu. Proses visualisasi suatu objek ini biasanya dilakukan menggunakan desain grafis.
Dalam desain grafis, penting untuk mengenali berbagai jenis ekstensi gambar agar tidak menghambat proses pembuatan suatu karya.
Ekstensi gambar ialah sebuah bentuk atau format berkas gambar. Salah satu jenis ekstensi gambar yang sudah tidak asing lagi ialah JPG atau JPEG.
Apa Itu Ekstensi Fail Komputer?
Fail atau file adalah dokumen berkas yang ada di suatu penyimpanan. Fail komputer berarti dokumen yang tersimpan dalam komputer.
Ada banyak jenis fail yang termuat dalam komputer. Mulai dari dokumen teks, gambar, suara, video, dan sebagainya.
Setiap fail ini memiliki ekstensi yang berbeda-beda. Ekstensi adalah format fail yang keterangannya biasa ditemukan di belakang nama fail.
Contohnya, fail teks memiliki ekstensi (txt), fail suara memiliki ekstensi (mp3), dan sebagiannya. Ekstensi ini juga menentukan di aplikasi manakah suatu fail bisa dibuka. Berikut beberapa contoh ekstensi fail lainnya, yaitu:
  • Dokumen internet: .htm, .html, .html
  • Dokumen teks: .doc, .pdf
  • Aplikasi: .exe
  • Fail kompres: .zip, .rar
  • Ikon: .ico
  • Video: .mov, .mp4, .mpeg

Apa Pengertian JPG?

Dikutip dari buku Pengolahan Citra Digital yang ditulis oleh Darma Putra, .jpg adalah format yang sangat umum digunakan saat ini khususnya untuk transmisi citra. Format ini digunakan untuk menyimpan citra hasil kompresi dengan metode JPEG.
Format JPG/JPEG sendiri merupakan singkatan dari Joint Photographic Expert Group. Format fail ini mampu mengompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan.
Format fail JPG biasanya digunakan untuk menyimpan gambar yang biasanya dimanfaatkan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya.
Format fail JPG dikenali sebagai format gambar yang mampu menyimpan citra-citra yang memiliki ragam warna. Contohnya seperti gambar-gambar dengan warna RGB, CMYK, dan Grayscale.
Tak hanya itu, format fail ini juga bisa memuat alpha channel, akan tetapi karena tujuannya untuk publikasi elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format fail lainnya.
Format JPG juga dapat mengompres fail dengan menghilangkan detail. Format fail ini sering digunakan oleh JPG, PDF, dan format yang menggunakan bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik digunakan untuk gambar dengan continous tone seperti foto.
Apa Karakteristik Fail JPG?
Menurut Mohammad Subli dalam Metadata Forensik untuk Mendukung Proses Investigasi Digital, JPG sebagai sebuah format fail memiliki karakteristik yang membedakannya dengan format fail lainnya. Berikut beberapa karakteristik format fail JPG, yaitu:
  • Memiliki ekstensi .jpg atau .jpeg.
  • Mampu menayangkan warna dengan kedalaman 24-bit true color.
  • Mengompresi gambar dengan sifat lossy.
  • Umumnya digunakan untuk menyimpan gambar-gambar hasil foto.
  • Penayangan citra secara progresif (progressive display)